Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

I dont know

Mungkin tuhan memang tidak mengizinkanku untuk dekat dengamu. Aku terlalu bersemangat dan berjalan dengan senyuman tolol. Aku fikir perjalanan ini akan terlewati tapi ternyata tidak. Selama berbulan - bulan aku mencoba untuk berjalan dengan senyuman tolol dan kekecewaan yang mendalam. Selalu seperti itu, melompat dan terjatuh tetapi aku tetap melewatinya seakan- akan ini adalah perjuangan yang memang harus aku lewati.  Ku fikir, semua memang butuh perjuangan. Salah satunya adalah untuk mengenalmu. Aku memang bodoh, mau saja dipermainkan oleh semua permainan tolol ini. Aku fikir jika aku mengikuti alur ini maka aku akan mendapatkan sebuah kesenangan namun ternyata sebuah kepedihan. Kau risih dengan semua ini? terima kasih telah mengatakannya kepadaku. Setidaknya kau langsung mengatakannya, bukan bersembunyi di belakang dan membenci diam - diam. Itu lebih menyakitkan, sungguh. Aku akan berusaha untuk tidak berkomunikasi lagi denganmu. Terima kasih kau telah menyadarkanku dari pe

dont judge by cover

well ini sebenernya gak penting banget tapi cukup penting juga buat lu yang mungkin ngenilai gue tanpa tau apa yang gue maksud. lu bilang terlalu berlebihan? gak sewajarnya? Mungkin orang - orang nganggep gue  kepo akut, padahal gue gak masud kepo. Gue cuman pengen ngobrol, simplekan? lalu caranya? ya itu, dia cuman mau jawab kalau gue nanya. Salah ya emang kalau gue mau kenalan? jadi temen? Kalau gue bisa ngobrol tanpa nanya juga, gue gak akan nanya ini itu! Gini deh ya kalau gue beneran kepo banget, gue gak akan diem aja kalau dia gak mau jawab. Contoh nih ya, dia jawabnya ya misterius, bikin penasaran tapi gue gak maksa dia buat ngungkapin sejujur-jujurnyakan? Gue cuman oh ya udah dan gue berusaha mungkin untuk nanya yang wajar. Gue gak mau bikin dia ilfeel, ingetkan? gue cuman bermaksud ngobrol, temenan. Salah? Okey mungkin lu bilang 'lu boong, lu sukakan?' Kalaupun ada, gue juga gak akan kepo - kepo banget ke dia. sewajarnya itu gimana sih? diem ngeliatin dia? diem aja

Misterius

Aku selalu tidak mengerti atau tidak tau apa yang kamu pikirkan Susah ditebak, susah dicerna atau aku yang terlalu bego? Kamu cuek, misterius. Aku yakin kamu tak sebodoh itu, tak secuek itu Aku tau kamu tau hanya saja pura - pura tidak tau Saat ini yang aku pertanyakan mengapa kamu berpura-pura? apa tujuanmu? Misterius Kamu selalu misterius dimataku Apa yang kamu katakan belum tentu sesuai dengan kenyataan Apakah  kamu orang yang seperti ini?  Ini aneh, aku selalu bertanya - tanya apa tujuanmu, apa yang harus lakukan. Hal ini selalu menjadi tanda tanya besar bagiku. Aku harus berbuat apa? Aku takut jika melakukan hal yang salah. Aku takut kamu marah kepadaku. jangan sampai hal itu terjadi. Tak ada yang tau. Mungkin hanya kamu dan tuhan yang tau. Sosok misterius tetapi selalu menjadi yang utama yang kuperhatikan dimanapun mataku menangkapmu Kamu misterius dan aku akan selalu mencari mencari bagaimana dirimu Waktu akan membuka segalanya misterius. 12.

12

hey kamu. Aku heran, mengapa kamu bisa - bisanya menarikku seperti ini? membangkitkan seluruh keberanianku untuk mengejarmu? Tidak peduli semua orang mentapku, aku tetap mengejarmu! Apakah kamu bosan? jenuh? malu? kau ingin aku pergi? begitukah? Kau tak memberikan sedikit waktumu? Aku heran, aku bingung. Bisakah kamu menjawab pertanyaanku? Bisakah kamu menjelaskan apa maumu? Aku masih bingung apa yang harus aku lakukan! Aku masih terus berputar, entah sudah berapa putaran yang telah aku jalani. Awalnya aku fikir ini adalah sebuah pejuangan untuk membuatmu berbicara kepadaku. Ini sudah 2 bulan lebih. Aku kesal, sungguh. Kau yang menoleh, membantuku untuk naik lalu kau melepaskanku. Saat aku terjatuh, kau tiba - tiba datang dan membawaku kembali ke atas. Aku senang, kau menjatuhkannya lagi. Maumu apa? Kau fikir aku senang? kau fikir aku tidak lelah? Aku juga lelah! aku marah kepada hati dan otak yang selalu tak mengerti keadaan. Otakku selalu berfikir bahwa aku sudah ter

Still

Aku bangun seperti biasa, pagi hari disaat orang - orang mungkin masih berada di alam mimpi. Mandi dan sarapan, hal rutin yang selalu kulakukan sebelum berangkat sekolah. Bukannya membosankan? tentu. Namun pagi ini aku terkejut. Kau tau karena apa? Karena kamu. Ya, kamu yang jutek tapi susah ditebak. Pagi ini, ternyata kau sudah tau siapa aku. Aku memang sudah mengira namun kupikir kau tidak benar - benar tau siapa aku. Aku memang memberitahumu dan kau berkata tidak tau. Dilihat dari dulupun sepertinya kau tidak ingin tau siapa aku, bukankah kau bilang buat apa kepo? Jadi aku biasa saja, toh kamu tidak pedulikan? Keanehan pagi ini sungguh membuatku terkejut. Aku hanya bisa bengong, otakku terus mengingat apa yang telah kita bicarakan -walaupun secara tidak langsung-. Jadi....... selama ini kau mencarikukan? bukan geer atau apa, ini sudah jelas. Kau juga kepo! hahahaha. Walaupun kuakui mungkin ini hanya kebetulan atau yang pernah kubaca ini adalah rencana tuhan yang diberikan untuk