Postingan

From The Bottom Of My Broken Heart

Ehem.. Jadi.... Kenapa kamu memutuskan untuk free callan lagi? Bukan, bukan gak seneng hehe. Aku seneng banget malah! eh bukan gitu maksudnya.  Iya maksudnya kamu ngapain freecall aku lagi kalau pada akhirnya menghilang begitu saja? Lagi dan lagi. Rutinitas yang tidak akan pernah bisa berubah karena i know kamu gak pernah merasa bersalah dengan 'hilang' tersebutkan? So, u still what u want and satu sisi gak tau betapa orang yang kamu telepon merasa girang luar biasa sampai merasa jatuh yang luar biasa. Bagaimana? Sudah puas merasa sepi dan muncul dihadapanku kembali? Atau ingin mengetahui bagaimana caranya mengacak - acak perasaan yang telah diatur ini? hmm? Enak ya? hehe. Kamu tau gak kalau ada perempuan yang nangis karena laki - laki, setiap langkah laki - laki itu akan dikutuk oleh malaikat? Aku gak tau bener atau engga sih, cuman gak ada salahnyakan aku minta maaf karena jika memang benar apa adanya, kamu telah dikutuk oleh malaikat tersebut.  Gak ad...

Problem

Semua orang punya masalah. Kamu gak bisa melabeli dirimu 'banyak masalah' karena nyatanya semua orang punya masalah masing - masing yang harus dihadapi. Entah itu masalah sepele maupun masalah yang lebih besar. Semua kembali ke diri sendirikan? Bagaimana cara kita menghadapi masalah itu. Semua masalah pasti membebani kita, tapi berusahalah. Tuhan pasti akan membukakan jalan keluarnya.  Aku orang yang suka mengeluh. Projeck akhir ini sangat menganggu tapi mau bagaimana lagi, ini semua harus dilakukan. Apapun yang terjadi. Waktu akan terus berjalan, mengejarmu untuk terus berlari. Jadi untuk kamu yang mempunyai masalah juga, jangan berhenti untuk berusaha. Berusaha untuk menyelesaikan masalah itu. Kamu, kamu yang kutunggu. Kamu yang katanya mempunyai masalah. Kuharap masalahmu selesai ya. Aku tunggu. Jangan jadi pengecut yang hilang begitu saja, karna aku rindu. Kembalilah jika sudah selesai. Aku akan menunggumu

SEMANGAT

Aku butuh kamu tapi kamunya hilang. -- Gue stress, mikirin sidang dan sbmptn. Ada banyak yang gue fikirin, keadaan ekonomi gue yang tahun ini agak turun juga jadi pemikirian gue. Gak ada lagi gue yang pengen main kesana kemari, beli sana sini, ngabisin duit. Besok sidang gelombang pertama tapi gue ikut deg -degan. Gue udah stress duluan padahal gue sidang sekitar 2 minggu lagi. How fxxxing this.  Lalu setelah itu seseorang tiba-tiba saja menghilang dari peredaran chat gue. Selalu dan selalu seperti ini, padahal gue udah memperkirakan dari awal. Semua itu pasti akan berujung perpisahan iyakan? Jadi kenapa gue harus nungguin orang yang udah punya temen hidup? Bagi gue, dia (seharusnya) sebagai kakak. Dia baik, berfikiran luas dan menerima opini atau kritikan, apapun itu. Dia mengajarkan gue bahwa menjadi kaka yang baik itu penting. Dia mengingatkan gue supaya minum air putih yang banyak untuk kesehatan. Dia membagi cerita hidup yang membuat gue senyam senyum sendiri. Dia...

Beres PKL, WOWOWOWOW :)

03.40 Okay mungkin ini udah terhitung h+1 ya dari beresnya pkl kemarin wkwkwk (padahal baru beberapa jam yang lalu). So yup! akhirnya setelah 120 hari gue magang, tanggal 20 Desember 2016 beres juga.  Lama ya? iya. Gue ngerasain dari jalan rusaknya menuju setrasarimall sampai sekarang jalanan udah mulus, ketemu mas karcis yang awal-awal senyum terus sampe sekarang jadi muka bete gitu liat kita (mungkin doi sudah bosan, tenang mas udah selesai kok wkwk), wc masjid juga, dari awalnya biasa-biasa aja sampe luar viasa karena sudah diperbaharui jadi lebih bagus. Gue ngerasa sedih, pastilah. Banyak pelajaran yang gue saat magang. mulai dari (secara resmi, lol) ngedit berita, acara, vo, capture sampe marketing dan administrasi juga gue jabanin. Kalau yang gak resminya sih kita sering ngobrol bareng sama karyawan dan pernah dimarahin juga wkwk. Total kasus yang telah kita pecahkan adalah 3 daan gue gak mau sebutin apa aja sih (yang lalu biarlah berlalu, di memory gue aja udah ...

Kamu

"Semakin banyak yang kamu relakan, semakin banyak yang tuhan beri." Hallo, kamu.  Sudah ketiga kalinya aku berbicara lewat tulisan disini tentang kamu. Bagaimana harapan-harapanku tentangmu atau celotehan tidak jelas yang sebenarnya mengandung banyak makna, menurutku. Lalu sekarang dengan ketidakpedulianmu, aku merasa tidak baik-baik saja. Aku tidak akan bisa menyeretmu dengan paksa jika kamu masih menggenggam tangannya erat. Aku tidak bisa melewati ini sendirian, tanpa bantuan darimu juga.  Ini soal saling membantu, kepercayaan, saling menyanyangi. Hal-hal yang dilakukan bersama akan terasa lebih nyaman dan membahagiakan. Aku bukan wartawan yang harus memberikan list pertanyaankan? Padahal aku ingin kita saling berbagi cerita, apapun itu. Aku bisa mendengarkanmu, sungguh. Ketika aku mengeluh akan tanggapanmu, maka aku benar-benar bingung dan kamu dengan sangat sepele membiarkannya begitu saja. Meninggalkanku sendirian. Aku tidak bisa berjuang begitu saja jika kamu...

Kamu

Kala itu musim hujan, beribu rintikan air jatuh membasahi tanah. Aku melihatnya satu persatu dan menghela nafas. Rasanya sesak, seperti ada yang mengganjal. Seharusnya jatuh cinta bukan seperti ini. Seharusnya aku bisa merasakan bahagia, tapi mengapa yang ada hanyalah keresahan hati? Jatuh cinta itu ketika kita saling berpegangan tangan dan bahagia bersama. Bukan aku yang terus menarikmu untuk pergi dari orang lain. Jatuh cinta begitu sederhana, seperti kamu menyukai produk terbaru kosmetik dan ingin mendapatkannya. Kita baru seumur jagung, kamu belum mengenal aku begitupun aku belum mengenal kamu. Rasanya seperti lelucon, lelucon yang sangat lucu hingga kamu sulit untuk tertawa.  Bahkan kita belum bertemu! Jangan membuat rencana yang membuatku melambung tinggi. Aku capek, sungguh. Kita seperti sandal dengan ukuran berbeda, tidak cocok. Bagaimana bisa aku harus terus mencari topik pembicaraan? Kamu tidak mengerti, bagaimana aku terus berusaha untuk membuat kita saling berb...

Kamu

Teruntuk kamu Jangan pantang menyerah seperti hujan yang tetap turun walaupun sudah jatuh berkali-kali. Jangan pergi, tetaplah disampingku biar kita bisa menaklukan dunia bersama. Berbagi canda tawa dalam senja sore yang indah. Wujudkan mimpi-mimpi sederhana yang pernah terlintas di otakmu, bukankah akan sangat menyenangkan mewujudkan mimpi-mimpi sederhana yang kita inginkan? Kamu tau, kadang aku terkekeh atau bahkan tertawa, membayangkan hal ini begitu lucu. Bahkan hingga detik ini aku masih merasa semuanya adalah mimpi dan aku meminta maaf kepadamu dengan sangat tulus bahwa aku belum bisa sepenuhnya percaya padamu. Bahwa aku masih melindungi apa yang harus aku lindungi. Aku telah kecewa berkali-kali, dengan kesalahan yang sama; memberikan sepenuh hatiku. Sungguh, jika kita sudah bertemu tolong buat aku percaya. percaya bahwa kamu memang hadir untukku, untuk membagi kebahagiaan bersamaku.